Jumat, 06 April 2012

PUISI TENTANG HAM


HAK ASASI MANUSIA

Menginjak nama membungkam nyata
Pada celah-celah egois yang menguras hampa
Pada jeritan sesak menimbun suara
Nyeri pada campuran segala hal yang mengacu pada aturan egois

Negara ini satu cinta
Jangan bakar kepalan kami
Dengan nada mencekik peluh kami
Negara ini hamparan kaya, tapi kami tetap tanah terinjak bukan rakyat yang sama

Ini lemah saat butiran-butiran liur yang lapar
Mengacungkan tajam dibalas jeruji
Kami lemah tertulis DIJAGA TERPELIHARA
Tapi nyata bergerak

Kami hanya calon-calon mati dalam bungkaman peraturan
Dimana udara kami yang dicoreti pena tertanggal
Sekujur pemerintahan kami selalu menjadi sudut yang terlupakan
Hak asasi setidaknya bukan imajinasi tanpa realisasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar